Hari Lahir Pancasila 2026 Jadi Momentum Penguatan Karakter Pelajar di Ponorogo ” Drs. Aslam Ashuri, MM ketua MKKS SMAN Ponorogo”

 

Drs. Aslam Ashuri, MM ketua MKKS SMAN Ponorogo

Ponorogo, ramahpublik. Com– Semangat nasionalisme dan persatuan bangsa mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Ponorogo. Upacara resmi yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Pendopo Agung berlangsung dengan khidmat dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk para pelajar dari tingkat SMA dan SMK.

Kepala MKKS SMA Negeri Ponorogo Tahun 2026, Drs. Mukh Aslam Ashuri, MM, mengapresiasi keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda. Senin (1/6/2026) lalu

Ratusan pelajar yang hadir bersama unsur TNI, Polri, dan ASN mengikuti upacara dengan penuh kedisiplinan. Tema yang diangkat tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat yang semakin beragam.

Di sisi lain, sekolah-sekolah SMA dan SMK di wilayah Ponorogo juga menggelar upacara bendera secara mandiri. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami sejarah lahirnya Pancasila dan peran pentingnya sebagai dasar negara.

Berbagai sekolah turut memanfaatkan media digital untuk menyebarluaskan pesan-pesan kebangsaan melalui unggahan foto, video, maupun ucapan peringatan Hari Lahir Pancasila. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga beriringan dengan pelaksanaan PPDB SMA/SMK yang mulai dibuka pada awal Juni. Dengan demikian, sekolah-sekolah tidak hanya menyambut peserta didik baru, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, semangat Pancasila diharapkan terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun generasi yang berakhlak, berprestasi, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.(Kurnia/Adv)