Dinsos Ngawi Perkuat Dukungan terhadap Sekolah Rakyat, MPLS Jadi Awal Pembentukan Karakter Peserta Didik

Dinsos Ngawi Perkuat Dukungan terhadap Sekolah Rakyat, MPLS Jadi Awal Pembentukan Karakter Peserta Didik

NGAWI, ramahpublik.com– Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat. Salah satunya melalui dukungan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Ngawi.

Pembukaan MPLS berlangsung di Aula Sekolah Rakyat, Dusun Ngudal, Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Kegiatan pembukaan MPLS dipimpin penanggung jawab dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ibu Dan Muryani. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Budi Santoso, S.STP., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Bonadi, A.KS., M.M., Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Mochamad Turnawan, A.Ks., serta jajaran Forkopimca Ngawi.

Bonadi,A.KS,MM Kepala Dinas Sosial Ngawi

Kehadiran jajaran Dinas Sosial Kabupaten Ngawi menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Bonadi, A.KS., M.M. bersama Kabid Linjamsos Mochamad Turnawan, A.Ks. memberikan perhatian terhadap pelaksanaan MPLS sebagai tahapan penting sebelum peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar secara rutin.

MPLS tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan peserta didik terhadap tata tertib, tenaga pendidik, budaya sekolah, kegiatan pembelajaran serta nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Rasa percaya diri, kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan dan semangat belajar juga diharapkan tumbuh sejak awal mereka mengikuti pendidikan.

Bonadi menilai keberhasilan program pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, TNI-Polri, orang tua dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

“Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait siap mendukung berbagai kegiatan positif yang berkaitan dengan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda,” ungkapnya.

Menurutnya, peserta didik merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pendidikan harus mampu memberikan bekal pengetahuan sekaligus membentuk sikap dan karakter agar anak-anak memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Sementara itu, Mochamad Turnawan menambahkan bahwa dukungan terhadap Sekolah Rakyat juga memiliki keterkaitan dengan upaya peningkatan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pendidikan yang baik diharapkan dapat membuka peluang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai potensi dan kemampuan masing-masing.

Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh semangat. Lingkungan sekolah yang kondusif juga diharapkan dapat membantu siswa membangun kebiasaan positif, mulai dari disiplin waktu, menjaga kebersihan, menghormati guru, bekerja sama dengan teman, hingga bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Sinergi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Ngawi. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur terkait diharapkan dapat memberikan dukungan secara berkelanjutan, sehingga program pendidikan tersebut dapat berjalan sesuai tujuan.

Dengan dimulainya MPLS, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Ngawi diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan yang memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik. Selain memperoleh pengetahuan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berkarakter, memiliki kepedulian sosial dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Pembukaan MPLS berlangsung tertib, aman dan penuh semangat. Dukungan berbagai pihak menjadi modal penting untuk mengawal perjalanan pendidikan peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Ngawi sejak tahap awal hingga proses pembelajaran ke depan.(Kurnia/Adv)