Wajah Depan Stasiun Magetan Dipercantik, Landmark Lokomotif Rel Kereta Api Mulai Disiapkan Kabid Cipta Karya PUPR Magetan
MAGETAN , Ramahpublik.com– Penataan kawasan di depan Stasiun Magetan yang berada di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan melakukan sejumlah pembenahan untuk mempercantik kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dan pengguna jasa transportasi kereta api. Kamis (17/9/2026)
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Rokhmat Zainuddin, ST., MT, mengatakan penataan kawasan depan stasiun mencakup sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari pembangunan trotoar, gazebo, tempat duduk, hingga penataan akses masuk dan penjagaan area parkir sepeda motor.

Pantauan di lokasi pada Kamis (17/9/2026), sejumlah pekerjaan sudah mulai terlihat. Trotoar di kawasan depan stasiun telah dibangun untuk memberikan ruang yang lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki. Gazebo dan tempat duduk juga disiapkan sebagai fasilitas bagi masyarakat maupun pengunjung yang berada di sekitar kawasan stasiun.
Penataan juga menyentuh area parkir sepeda motor. Pintu masuk kawasan parkir telah disiapkan dan dilengkapi tempat penjagaan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pengaturan kendaraan agar lebih tertib serta memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kereta api yang memarkirkan kendaraannya.
Yang menjadi salah satu daya tarik dalam konsep penataan kawasan tersebut adalah hadirnya ikon rel dan kereta api, termasuk rencana Landmark Lokomotif di kawasan depan Stasiun Magetan. Kehadiran landmark tersebut dirancang untuk memperkuat karakter kawasan sekaligus memberikan identitas visual yang berkaitan langsung dengan keberadaan Stasiun Magetan sebagai fasilitas transportasi kereta api.
Ikon rel kereta api menjadi bagian dari elemen penataan kawasan. Sementara itu, ikon kereta api dan landmark lokomotif disiapkan untuk melengkapi tampilan kawasan sehingga nantinya masyarakat yang memasuki area depan stasiun dapat langsung mengenali karakter tempat tersebut.
Landmark lokomotif diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi penanda atau ciri khas baru kawasan Stasiun Magetan. Dengan desain yang berkaitan erat dengan dunia perkeretaapian, keberadaan landmark tersebut dapat memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat yang datang maupun pengguna kereta api.
Selain mempercantik wajah depan stasiun, ikon rel, kereta api, dan landmark lokomotif juga berpotensi menjadi titik menarik untuk berswafoto. Kawasan depan stasiun nantinya diharapkan memiliki ruang publik yang lebih hidup, namun tetap mengutamakan fungsi utama sebagai akses menuju fasilitas transportasi.
Penataan kawasan Stasiun Magetan dinilai penting karena stasiun menjadi salah satu fasilitas transportasi yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Lingkungan yang bersih, tertata, nyaman, dan memiliki fasilitas pendukung akan memberikan kesan positif kepada masyarakat sejak pertama kali tiba di kawasan tersebut.
Keberadaan trotoar juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pejalan kaki. Dengan adanya jalur yang lebih tertata, masyarakat yang berjalan dari maupun menuju stasiun diharapkan dapat merasa lebih aman dan nyaman. Sementara gazebo serta tempat duduk dapat menjadi ruang singgah bagi masyarakat sebelum melanjutkan aktivitas.
Konsep penataan yang memadukan infrastruktur, fasilitas publik, serta unsur estetika melalui ikon perkeretaapian tersebut diharapkan mampu membuat kawasan depan Stasiun Magetan memiliki wajah baru yang lebih representatif.
Rokhmat Zainuddin menjelaskan bahwa pembangunan ikon rel dan rencana pemasangan ikon kereta api serta landmark lokomotif merupakan bagian dari konsep penataan kawasan untuk memberikan ciri khas tersendiri. Keberadaan elemen tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas Stasiun Magetan sekaligus memperindah lingkungan di sekitarnya.
Saat ini pekerjaan di lapangan masih terus berjalan. Sejumlah fasilitas utama sudah mulai terlihat, sementara tahapan berikutnya akan diarahkan pada penyelesaian pekerjaan dan pemasangan elemen ikon yang telah direncanakan.
Jika seluruh pekerjaan telah selesai, wajah depan Stasiun Magetan diharapkan berubah menjadi kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan menarik. Kawasan tersebut tidak hanya menjadi akses menuju stasiun, tetapi juga memiliki identitas visual yang kuat melalui landmark lokomotif, ikon rel, dan kereta api.
Penataan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas publik di Kabupaten Magetan. Perpaduan antara fungsi transportasi, kenyamanan pejalan kaki, fasilitas ruang publik, serta unsur estetika diharapkan mampu menjadikan kawasan Stasiun Magetan semakin tertib, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pendatang yang berkunjung ke Kabupaten Magetan.(Kurnia/Adv)


