Pulang dari Acara Pernikahan, Warga Purwodadi Meninggal dalam Kecelakaan di Patihan

 

 

 

 

Pulang dari Acara Pernikahan, Warga Purwodadi Meninggal dalam Kecelakaan di Patihan

MAGETAN , ramahpublik.com– Duka menyelimuti keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan. Kecelakaan tersebut terjadi pada malam hari dan melibatkan dua sepeda motor.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB Sabtu (26/9/2026) , tepatnya di sekitar kawasan Kantor Desa Patihan. Salah satu pengendara yang terlibat kecelakaan diketahui berinisial H, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Menurut keterangan keluarga korban.selaku istrinya (L) (43 thn) sebelum kejadian (H ) (46 thn) diketahui baru saja menghadiri acara pernikahan di Desa Grabagan, Kecamatan Karangrejo. Setelah acara selesai, korban kemudian mengendarai sepeda motor untuk pulang ke rumah.

Dalam perjalanan, korban melaju dari arah barat menuju timur. Saat berada di sekitar Kantor Desa Patihan, sepeda motor yang dikendarai korban diduga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.

Sepeda motor dari arah timur tersebut diketahui ditumpangi dua orang, yakni seorang laki-laki dan seorang perempuan. Benturan kedua kendaraan tersebut menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Salah satu korban, yakni H, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Sementara itu, korban lain yang juga mengalami luka kemudian mendapatkan penanganan. Namun, berdasarkan keterangan keluarga, salah satu korban lainnya akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabar meninggalnya korban membuat keluarga dan kerabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa. Suasana duka semakin terasa ketika jenazah korban dipersiapkan untuk dimakamkan.

Informasi mengenai kecelakaan tersebut diperoleh saat Lina Latifa, S.Pd., wartawan Media Indonesia Jaya, bersama Kurnia Adiwono dari Media Ramah Publik, datang ke rumah keluarga korban untuk menyampaikan takziah.

Keluarga korban menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga. Korban yang sebelumnya menghadiri acara pernikahan justru mengalami musibah dalam perjalanan pulang.

Kecelakaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari. Pengendara diimbau memperhatikan kondisi jalan, kecepatan kendaraan, jarak pandang serta kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan secara menyeluruh, diperlukan keterangan resmi dari pihak kepolisian yang menangani peristiwa tersebut. Termasuk mengenai posisi kendaraan, kondisi korban dan faktor yang menyebabkan terjadinya tabrakan.

Peristiwa di sekitar Kantor Desa Patihan tersebut kini meninggalkan duka bagi keluarga korban. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan seluruh pengguna jalan dapat lebih mengutamakan keselamatan selama perjalanan.(Kurnia)