PBC Disulap Jadi Panggung Religi, Puluhan Pelajar Kota Madiun Tampil Sepanjang Ramadan

PBC Disulap Jadi Panggung Religi, Puluhan Pelajar Kota Madiun Tampil Sepanjang Ramadan

Kota Madiun, Ramahpublik.com-Kawasan Pahlawan Business Center (PBC) di Madiun bertransformasi menjadi pusat kegiatan religi selama bulan suci Ramadan. Area yang sebelumnya kerap dimanfaatkan sebagai lahan parkir itu kini disulap menjadi panggung ekspresi bagi pelajar SD/MI dan SMP se-Kota Madiun. Kegiatan tersebut resmi dimulai pada Kamis (19/2) dan akan berlangsung sepanjang Ramadan.

Sebanyak 41 SD/MI dan 15 SMP dijadwalkan tampil secara bergiliran. Mereka menghadirkan beragam penampilan bernuansa islami, mulai dari tausiyah singkat bertema akhlak, makna puasa, hingga pentingnya semangat berbagi. Tidak hanya itu, lantunan hadrah dan banjari turut meramaikan suasana ngabuburit masyarakat yang memadati kawasan PBC setiap sore.

Pada hari perdana, panggung Ramadan diisi oleh SDN Kuncen, SDN 01 Taman, dan SDN Kejuron. Sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka, suara selawat menggema, berpadu dengan tausiyah yang disampaikan penuh percaya diri oleh para da’i cilik. Antusiasme orang tua dan masyarakat sekitar pun terlihat jelas, memberikan dukungan langsung kepada para penampil muda tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun, Mas Kahono Pekik Hari Prasetiyo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan ajang perlombaan, melainkan ruang pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda.

“Program ini digelar sepanjang Ramadan dengan menampilkan hadrah, banjari, dan da’i cilik tingkat SD dan SMP. Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan ruang tumbuh bagi generasi muda Kota Madiun,” ujarnya.

Menurutnya, keberanian tampil di depan umum menjadi nilai utama dari kegiatan ini. Melalui panggung tersebut, potensi anak-anak dapat terlihat dan terus dikembangkan.

“Yang penting mereka berani tampil. Dari situ bakat dan potensinya bisa terlihat dan terus dikembangkan,” tambahnya.

Selain memberikan dampak positif bagi pembinaan mental dan kreativitas pelajar, kegiatan ini juga akan menggeliatkan perekonomian masyarakat. Mulai Sabtu (21/2), pelaku UMKM dijadwalkan turut meramaikan kawasan PBC dengan beragam kuliner dan produk kreatif. Ke depan, konsep serupa direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari penguatan identitas religi dan budaya Kota Madiun.(kurnia)