MAGETAN – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito mengikuti kegiatan ziarah ke tujuh makam pahlawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan.
Kegiatan ziarah tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus mengingat kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada generasi saat ini.
Dengan usia Kabupaten Magetan yang telah mencapai 351 tahun, peringatan hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan daerah serta perjuangan para pendahulu.
Letkol Inf Omi Girindra Sasmito mengatakan, para pahlawan telah memberikan teladan tentang keberanian, keteguhan, rela berkorban dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut dinilai masih sangat relevan untuk diterapkan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini.
“Semangat para pahlawan harus terus menjadi inspirasi. Generasi muda harus mampu melanjutkan perjuangan tersebut melalui pendidikan, karya, prestasi dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Dandim, menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia juga merupakan bagian dari meneruskan perjuangan para pahlawan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpecah oleh berbagai perbedaan.
Ziarah ke tujuh makam pahlawan juga menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk mendoakan para pejuang yang telah gugur. Penghormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah yang dinikmati masyarakat saat ini memiliki sejarah panjang dan tidak terlepas dari pengorbanan para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0804/Magetan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351 sebagai momentum memperkuat gotong royong dan kebersamaan.
“Semangat perjuangan harus kita lanjutkan dengan kerja nyata. Mari bersama-sama menjaga Magetan agar semakin maju, aman, sejahtera dan mampu memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya,” tegasnya.
Ziarah tujuh makam pahlawan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menghargai sejarah sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.(Kurnia)

