
Madiun, 2026,Ramahpublik.com — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun kembali menjadi sorotan publik setelah lembaga legislatif tersebut menyampaikan secara resmi Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Madiun Tahun 2025. Dipimpin oleh Fery Sudarsono, S.H. (PDI-P) selaku Ketua DPRD, rapat ini dihadiri lengkap oleh unsur pimpinan DPRD, yaitu Drs. Mujono, M.Si. (Golkar) sebagai Wakil Ketua I, Slamet Rijadi, S.Sos., M.Pd. (PKB) sebagai Wakil Ketua II, dan Ali Masngudi (Demokrat) sebagai Wakil Ketua III.
Hadir pula Sekwan Drs. Sawung Rehtomo, M.Si., Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, serta Sekretaris Daerah, yang secara bersama-sama mengikuti jalannya pembahasan.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD menyampaikan beberapa catatan strategis, terutama terkait isu kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan hasil evaluasi, angka kemiskinan Kabupaten Madiun masih berada di angka 10,5%, sementara rata-rata kemiskinan Provinsi Jawa Timur telah turun hingga 9,5%. Kondisi ini dinilai perlu perhatian dan penanganan lebih terstruktur, terutama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperluas akses lapangan pekerjaan.
Tak hanya itu, IPM Kabupaten Madiun tercatat berada pada level 75%, belum mampu menyamai rata-rata Jawa Timur yang sudah mencapai 76%. DPRD memaparkan bahwa dari total 33 indikator kinerja, sebanyak 18 indikator menunjukkan peningkatan, namun masih ada beberapa indikator penting yang perlu diperbaiki secara konsisten.
Pimpinan DPRD menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara eksekutif dan legislatif. Salah satu rekomendasi utama adalah meningkatkan koordinasi program antar-perangkat daerah agar efektivitas pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. DPRD juga memberi perhatian pada potensi kehadiran Universitas Sebelas Maret (UNS) yang dinilai dapat menjadi penggerak baru dalam peningkatan mutu pendidikan, inovasi, dan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Madiun.
“Rekomendasi yang kami sampaikan merupakan bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Harapannya, dengan koordinasi yang kuat, Madiun akan semakin bersahaja, mandiri, dan maju,” ujar Ketua DPRD.
Dalam responnya, Bupati Madiun menyampaikan terima kasih atas evaluasi komprehensif yang diberikan DPRD. Pemerintah Kabupaten Madiun, menurutnya, akan segera menindaklanjuti poin-poin penting dalam rekomendasi tersebut demi meningkatkan kualitas layanan publik, menguatkan ekonomi masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai target.(Kurnia)
