Police Go To School, Polisi Ngawi Edukasi Siswa SDN Katikan 2 Kedunggalar
NGAWI – Polres Ngawi Polda Jatim terus mengintensifkan edukasi kepada pelajar melalui program Police Go To School.
Kali ini, Polsek Kedunggalar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di SDN Katikan 2, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, yang diikuti sekitar 50 siswa-siswi bersama para guru dan tenaga pengajar.
Penyuluhan disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Kedunggalar Aiptu Darto bersama Bhabinkamtibmas Desa Katikan Brigpol Versi NR.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman tentang dampak negatif kecanduan game online dan judi online (judol), pencegahan perundungan atau bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Petugas juga memberikan edukasi mengenai etika dan keamanan dalam menggunakan media sosial, sekaligus mengajak para siswa untuk menghindari perilaku negatif, seperti perundungan, balap liar, dan tindakan lain yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, para siswa diperkenalkan dengan layanan Polisi 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian atau melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.
Melalui penyuluhan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, bijak menggunakan teknologi, serta menaati aturan demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolres Ngawi AKBP M. Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno, S.H., menyampaikan bahwa program Police Go To School merupakan salah satu upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum dan karakter positif sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung mereka. Melalui kegiatan ini, kami mengajak para siswa untuk berani menolak bullying, menjauhi narkoba dan judi online, bijak menggunakan media sosial, serta selalu tertib berlalu lintas,” ungkap Kapolsek Kedunggalar, Rabu (14/10/2026)
Ia juga mengimbau para guru dan orang tua agar bersama-sama mengawasi pergaulan serta aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, termasuk penggunaan gawai dan akses internet.
“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman agar anak-anak dapat belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita dengan baik,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Melalui sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan orang tua, diharapkan terwujud generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta terlindungi dari berbagai pengaruh negatif.

