Jelang Parluh PSHT di Madiun, Polisi Ngawi Galang Sinergitas Antarperguruan Pencak Silat di Kedunggalar
NGAWI , ramahpublik.com– Menjelang pelaksanaan kegiatan Parluh PSHT di Madiun, Polres Ngawi dibawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan seluruh perguruan pencak silat di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kali ini, Polsek Kedungggalar melakukan pengamanan kegiatan lari siswa PSHT Pusat Madiun dalam rangka kenaikan tingkat dari sabuk polos ke sabuk jambon, yang dilanjutkan dengan kegiatan perkenalan dan silaturahmi antar ketua ranting perguruan pencak silat se-Kecamatan Kedunggalar.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PSHT Ranting Kedunggalar tersebut diikuti 195 siswa PSHT, terdiri dari 140 siswa laki-laki dan 55 siswa perempuan, serta sekitar 50 pendamping dan pelatih. Para siswa menempuh rute lari sekitar 5 kilometer dengan pengamanan dari Polsek Kedunggalar, Koramil, Trantib Kecamatan Kedunggalar, serta PAMTER PSHT.
Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menggalang seluruh perguruan pencak silat agar bersama-sama menjaga kerukunan, saling menghormati dan memperkuat komunikasi, khususnya menjelang pelaksanaan Parluh PSHT di Madiun.
Kapolsek Kedunggalar AKP Karno, S.H., selaku koordinator sekaligus Ketua Paguyuban Pencak Silat Kecamatan Kedunggalar, memberikan arahan kepada seluruh ketua ranting, pengurus, pelatih, pendamping dan siswa agar menjaga kondusivitas serta mengedepankan persaudaraan.
“Perbedaan perguruan bukan menjadi penghalang untuk menjalin komunikasi dan kebersamaan. Mari kita jaga hubungan yang sudah terbangun, saling menghormati dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terlebih menjelang kegiatan Parluh PSHT di Madiun,” ujar AKP Karno, saat dikonfirmasi media Rabu (16/9/2026)
Ia menambahkan, paguyuban pencak silat menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi antarperguruan sekaligus mencegah potensi gesekan di lapangan.
“Dengan komunikasi yang baik, setiap kegiatan dapat berjalan tertib dan aman. Kami mengajak seluruh perguruan untuk bersama-sama menjaga nama baik pencak silat serta keamanan wilayah,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Sinergitas antarperguruan pencak silat di Kedunggalar diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan Kedunggalar yang aman, guyub dan kondusif.(red)

