Press Release Akhir Tahun Polres Magetan: Ungkap Kasus Narkoba Meningkat, Laka Lantas Turun dan Pelayanan Publik Terus Diperkuat

Press Release Akhir Tahun Polres Magetan: Ungkap Kasus Narkoba Meningkat, Laka Lantas Turun dan Pelayanan Publik Terus Diperkuat

Magetan, ramah publik.com– Polres Magetan menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja kepada publik. Kegiatan dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M, didampingi Kasi Humas IPDA Indra Suprihatin, S.H., M.T.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan capaian kinerja seluruh satuan fungsi, salah satunya Satresnarkoba. Sepanjang tahun 2025, Polres Magetan berhasil mengungkap 34 kasus narkotika, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 23 kasus. Meski terjadi peningkatan kasus, Kapolres menegaskan bahwa hal tersebut menunjukkan efektivitas pengungkapan dan penindakan.

“Penyelesaian perkara narkoba naik hingga 58 persen, dengan barang bukti sabu seberat sekitar 28 gram,” jelasnya.

Rincian kasus narkotika meliputi 21 kasus sabu, 9 kasus obat daftar G, 2 kasus ganja, dan 2 kasus obat berbahaya lainnya. Mayoritas tersangka berada pada rentang usia 20–30 tahun, dengan total 22 orang tersangka. Selain itu, Sat Samapta juga mencatat penanganan kasus miras dan tipiring sebanyak 64 kasus, meskipun mengalami penurunan 12 kasus dibanding tahun sebelumnya.

Di bidang pelayanan publik dan teknologi, Polres Magetan terus memperkuat sistem pengamanan dengan dukungan 48 titik CCTV yang terintegrasi dengan Dishub dan Polres. Selain itu, pembangunan dan peningkatan fasilitas pelayanan seperti SPKT satu lantai dan dua lantai, serta pos pengamanan di kawasan wisata Sarangan terus dilakukan.

Kapolres juga menyinggung keberhasilan pengungkapan kasus perampokan terhadap seorang lansia berusia 72 tahun yang sempat viral. Pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti dan diproses hukum. Hal ini menjadi bukti keseriusan Polres Magetan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Dalam mendukung program nasional dan Asta Cita Presiden, Polres Magetan turut berperan dalam pengamanan dan pendampingan program ketahanan pangan, termasuk distribusi jagung di lahan seluas 1.154 hektare dengan total 4.673 penerima manfaat.

Menjelang pergantian tahun, Kapolres mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta tidak menyalakan petasan secara berlebihan sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.

“Kami siap menampung pertanyaan dan laporan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga Magetan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas AKBP Raden Erik.

 

Sekda Magetan Wely Kristanto menyampaikan penghargaan kepada Kapolres dan jajaran atas keberhasilan menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia menilai kondusivitas wilayah menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan dan aktivitas masyarakat.

“Kami mengapresiasi Polres Magetan yang konsisten menjaga keamanan. Pemkab siap bersinergi, termasuk mendukung perbaikan jalan rusak dan penambahan penerangan jalan umum,” kata Wely.

Sementara itu, Kemal dari Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama Polres dan Pemkab dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, khususnya di sekolah, pesantren, dan kawasan wisata.

Menjelang perayaan Tahun Baru dan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta merayakan pergantian tahun secara sederhana dan penuh empati.

“Kami ingin masyarakat Magetan merasa aman dan nyaman. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Kapolres.(kurnia)