
KOTA MADIUN , ramah publik. Com— 15 September 2025 | Dalam langkah strategis untuk memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wali Kota Madiun Dr. Maidi kembali meresmikan dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun. Dua titik layanan baru yang dibuka adalah SPPG Ciliwung dan SPPG Banjarejo, menjadikan total SPPG aktif di kota ini kini mencapai lima unit.
SPPG Ciliwung, yang berlokasi di sisi selatan Lapangan Ciliwung, berdiri atas kerja sama erat antara Pemerintah Kota dan Polres Madiun Kota. Dapur ini akan melayani siswa dari TK hingga SMP di kawasan sekitar, dengan jumlah awal sekitar 858 pelajar, dan ditargetkan meningkat sesuai dengan ketersediaan logistik dan SDM.
> “Ini bentuk nyata sinergi antarinstansi. Dan tempatnya luar biasa bersih, sangat layak jadi contoh,” kata Dr. Maidi usai meresmikan SPPG Ciliwung
Usai dari Ciliwung, wali kota melanjutkan peresmian di wilayah Kelurahan Banjarejo. SPPG ini berada di Jalan Sedoro dan didirikan dengan dukungan dari Yayasan Konco Kulo Prabowo. Dapur ini telah siap melayani 3.060 pelajar, dengan kapasitas penuh yang bisa mencapai 5.000 porsi.
> “Saya harap segera dioptimalkan agar pelajar bisa langsung menikmati manfaatnya. Tidak boleh ada siswa kita yang belajar dalam kondisi lapar,” tegas Wali Kota.
Wali kota menyebutkan bahwa secara keseluruhan Kota Madiun menargetkan penyediaan 16 SPPG untuk menjangkau lebih dari 51.000 siswa. Saat ini, pembangunan dan aktivasi SPPG terus dikebut. Target besar ini dijadwalkan selesai pada akhir Oktober 2025, menjadikan Kota Madiun sebagai salah satu daerah dengan layanan gizi pelajar terlengkap di Indonesia.
> “Kita pacu terus. Tidak ada waktu untuk santai jika menyangkut masa depan anak-anak kita. Oktober semua harus siap,” tandasnya.
Program SPPG dan MBG merupakan prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Madiun. Tidak hanya sebagai solusi jangka pendek dalam mengatasi gizi buruk, tapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul.(kurnia)






