
NGAWI,ramahpublik.com-Dukungan terhadap keputusan DPR RI yang menetapkan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari kalangan ulama melalui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngawi, Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI.
Menurut Prof. Halil, keputusan DPR RI tersebut merupakan langkah strategis dan konstitusional untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, memperkuat sinergi antar lembaga negara, serta memastikan Polri tetap profesional, presisi, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ia menilai, kedudukan Polri di bawah Presiden sangat relevan dengan sistem ketatanegaraan Indonesia, sehingga koordinasi kebijakan keamanan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan terintegrasi dengan program pembangunan nasional.
Selain itu, Prof. Halil berharap agar Polri terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis, adil, dan transparan
“Kami dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ngawi mendukung penuh keputusan DPR RI yang menetapkan Polri tetap berada di bawah Presiden,” ujar Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI.
Menurutnya, keputusan tersebut sangat tepat demi menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Dengan berada langsung di bawah Presiden, koordinasi kebijakan keamanan nasional akan lebih efektif dan terarah.
“Kami juga berharap Polri semakin profesional, berintegritas, dan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.(kurnia)






