
Ngawi, Ramahpublik. Com-31 Juli 2025 — Sebanyak 54 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ngawi resmi memulai pemusatan latihan pada Kamis (31/7), bertempat di Pendopo Wedya Graha. Prosesi pembukaan pelatihan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi, Drs. Moch Sodiq Triwidiyanto, M.Si.
Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi perjuangan para peserta yang telah lolos seleksi ketat. Ia menegaskan bahwa para calon Paskibraka merupakan representasi terbaik generasi muda Ngawi yang layak menjadi teladan.
> “Kalian adalah bibit unggul. Setelah pelatihan ini, pulanglah ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih disiplin, tangguh, dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Selain menekankan pentingnya kedisiplinan, Sekda juga mengingatkan bahwa Paskibraka bukan sekadar soal baris-berbaris. Lebih dari itu, ini adalah proses pembentukan karakter bangsa.
> “Jangan terlalu tegang. Paskibraka juga harus bisa tersenyum. Disiplin itu penting, tapi keseimbangan mental juga tak kalah esensial,” pesannya disambut tepuk tangan para peserta.
Pelatihan akan dilaksanakan secara intensif di dua lokasi: Pendopo Wedya Graha dan Kepatihan, sebelum berpindah ke Alun-Alun Merdeka Ngawi mulai 4 Agustus 2025. Puncaknya, gladi bersih akan digelar pada 14 Agustus, menjelang upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ngawi, Kusumahadi Widjajanto, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan akan melibatkan pelatih dari unsur TNI dan POLRI, guna memastikan ketepatan formasi, kekompakan gerakan, dan mental juang peserta.
Ia menambahkan bahwa ke depan, lokasi pelatihan bisa dipertimbangkan untuk dipindahkan ke barak militer guna menunjang efisiensi dan kedisiplinan.
“Kami berharap, Paskibraka Ngawi ke depan bisa setara performanya dengan tim pengibar bendera di Istana Negara,” ujar Kusumahadi optimis.

Para calon Paskibraka ini nantinya tidak hanya bertugas pada 17 Agustus 2025, namun juga memiliki masa pengabdian hingga 1 Juni 2026, sebagai duta kedisiplinan, nasionalisme, dan pelajar berprestasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.(kurnia/ADV)






