Kabid Cipta Karya PUPR Magetan Realisasikan SPAM Desa Jomblang, Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Wilayah Takeran

PUPR Magetan Realisasikan SPAM Desa Jomblang, Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Wilayah Takeran

MAGETAN, Ramah publik.com– Pemerintah Kabupaten Magetan terus berupaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah rawan kekurangan air. Melalui Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menjadi salah satu langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Salah satu wilayah yang menjadi sasaran program tersebut adalah Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Pembangunan fasilitas SPAM diharapkan menjadi solusi untuk membantu masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Senin (9/11/2026)

 

Berdasarkan Pengumuman E-Purchasing Katalog Pekerjaan Konstruksi Metode Mini Kompetisi Nomor: http://CK.EP.AM.1/04/KONST/403.104/VI/2026, Dinas PUPR Kabupaten Magetan melaksanakan paket pekerjaan *Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ds. Jomblang dan Kel. Takeran, Kec. Takeran.*

 

Lingkup pekerjaannya meliputi pekerjaan jaringan perpipaan dan pemasangan Sambungan Rumah (SR) sejumlah *250 SR* di Desa Jomblang dan Kelurahan Takeran yang berada di sisi utara Jalan Raya Genengan – Takeran.

 

Adapun nilai pagu anggaran untuk paket tersebut sebesar *Rp 1.250.000.000 (Satu Miliar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah)* yang bersumber dari *DAK Fisik Air Minum Tahun 2026*

Rokhmat Zainuddin, S.T., M.T.  Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)

*Rokhmat Zainuddin, S.T., M.T. yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan* menjelaskan bahwa pembangunan dan peningkatan infrastruktur SPAM diprioritaskan bagi kawasan permukiman yang belum terjangkau jaringan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

 

Menurut Rokhmat, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi untuk menunjang kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup masyarakat.

 

Desa Jomblang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena warga setempat kerap menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kondisi tersebut mendorong perlunya dukungan infrastruktur penyediaan air minum yang memadai dan berkelanjutan.

 

“Pembangunan SPAM beserta instalasi jaringan perpipaan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang, sehingga pemenuhan konsumsi air minum yang layak dan bersih bagi warga Desa Jomblang bisa terjamin secara optimal,” ujar Rokhmat Zainuddin, S.T., M.T.

 

Melalui pembangunan sarana dan jaringan perpipaan serta 250 Sambungan Rumah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan memadai. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mengurangi kesulitan warga dalam mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

 

Selain pembangunan infrastruktur, keberlanjutan layanan SPAM membutuhkan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik. Karena itu, keterlibatan pemerintah desa serta kelompok pengelola sistem penyediaan air minum menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi fasilitas agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

 

Sebelumnya, pada Senin, 22 Juni 2026, Dinas PUPR Kabupaten Magetan juga menyelenggarakan rapat koordinasi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) se-Kabupaten Magetan. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan mendukung keberlanjutan pengelolaan layanan air minum berbasis masyarakat.

 

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas PUPR berharap pemerataan akses air bersih dapat terus ditingkatkan, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan.

 

Realisasi pembangunan SPAM di Desa Jomblang dan Kelurahan Takeran diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi 250 kepala keluarga penerima Sambungan Rumah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sanitasi, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan warga Kecamatan Takeran.(Kurnia/Adv)