Sentuhan Humanis Polisi Ngawi, Anak Hilang Berhasil Dipertemukan dengan Orang Tuanya di Kasreman

Sentuhan Humanis Polisi Ngawi, Anak Hilang Berhasil Dipertemukan dengan Orang Tuanya di Kasreman

NGAWI , ramahpublik.com- Wujud pelayanan humanis kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Ngawi. Anggota Polsubsektor Kasreman melaksanakan pendampingan penyerahan seorang anak yang sebelumnya ditemukan dan diamankan oleh personel Samapta Polres Ngawi kepada orang tuanya, Senin malam (20/7/2026).

 

Anak bernama Deca Putri Nugraheni (18) yang diketahui hilang sejak Juni 2026, akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya. Deca diserahkan kepada ayahnya, Sugiar, warga Dusun Kasreman II, RT 04 RW 02, Desa Kasreman, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Proses penyerahan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh haru di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman.

Pendampingan dilakukan oleh personel Polsubsektor Kasreman, sebagai bentuk pelayanan cepat dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.

 

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsubsektor Kasreman Iptu Taufik Kasana, S.H. mengatakan bahwa setiap laporan maupun penanganan warga yang membutuhkan bantuan akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan humanis.

 

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Pendampingan penyerahan anak kepada orang tua ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri agar masyarakat merasa aman, terlindungi, dan terlayani. Alhamdulillah, setelah dilaporkan hilang sejak Juni 2026, anak tersebut akhirnya dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya. Kami juga mengimbau kepada para orang tua untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kejadian serupa,” ujar Iptu Taufik Kasana.

 

Dengan kegiatan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri yang Presisi.

 

  1. “Alhamdulillah, matur suwun pak polisi, sudah ketemu,” ucap Sugiar, saat dipertemukan kembali dengan anaknya yang hilang.(Kurnia)