Bulog Madiun Distribusikan Jutaan Kilogram Beras di Kabupaten Madiun, Wujud Nyata Ketahanan Pangan

Madiun , ramahpublik.com— Perum Bulog melalui Kantor Cabang Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan mendistribusikan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat di Kabupaten Madiun. Penyaluran ini dilakukan langsung oleh Wakil Kepala Bulog Madiun, Willy Adi Purba, yang mewakili Kabulog Agung.

Kegiatan distribusi salah satunya dilaksanakan di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, yang dipimpin oleh Kepala Desa Hari Purnomo. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi.

Di Desa Bajulan, sebanyak 525 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan berupa 10.500 kilogram beras serta 2.100 liter minyak goreng. Proses penyaluran berlangsung dengan tertib, dengan pengawasan ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Willy Adi Purba Waka Bulog Kabupaten Madiun

Willy Adi Purba menegaskan bahwa Bulog terus berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam menyukseskan program bantuan ini.

“Distribusi ini tidak hanya sekadar bantuan, tetapi juga bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Di tingkat Kecamatan Saradan, jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 14.470 PBP, dengan total distribusi beras sebanyak 289.400 kilogram dan minyak goreng sebanyak 57.880 liter.

  • Sementara itu, untuk keseluruhan wilayah Kabupaten Madiun, bantuan yang disalurkan sangat signifikan. Tercatat sebanyak 110.124 PBP menerima manfaat, dengan total distribusi mencapai 2.202.480 kilogram beras dan 440.496 liter minyak goreng.

Kepala Desa Bajulan, Hari Purnomo, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut guna membantu warga yang membutuhkan.

Dengan distribusi bantuan pangan dalam jumlah besar ini, pemerintah berharap dapat menekan angka kerawanan pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga roda perekonomian di daerah dapat terus bergerak dan berkembang.(Kurnia)