
Madiun, Ramahpublik.com-21 Juli 2025 – Sebagai bentuk perhatian nyata terhadap isu stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial Kabupaten Madiun kembali melaksanakan program bantuan pangan bergizi kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. Kali ini, bantuan disalurkan kepada 62 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 7 desa wilayah Kecamatan Gemarang.
Kegiatan penyaluran bantuan bertempat di Kantor Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun tersebut dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Drs. Hendro Suwondo, M.Pd, didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dedy Anggoro, S.Sos, serta Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Genarang Tri Santoso, SSTP
Dalam keterangannya, Kabid Linjamsos Disnsos Kabupaten Madiun Dedy Anggoro ,S.sos menjelaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan bagian dari intervensi gizi sensitif yang bertujuan untuk menekan angka stunting dan memastikan pertumbuhan optimal bagi anak-anak di masa emas perkembangan mereka.

“Bantuan ini memang tidak besar dari sisi nominal, tetapi sangat besar manfaatnya. Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga penerima agar gizi anak-anak mereka terpenuhi dengan baik,” ungkap Dedy.
Setiap KPM menerima paket bantuan pangan bergizi yang terdiri dari:
1 kg telur ayam
2 liter susu cair UHT
Roti Roma Kelapa 600 gram (terdiri dari 2 bungkus @300 gram)
Program ini difokuskan pada keluarga dengan anak usia dini yang tergolong berisiko stunting berdasarkan hasil pemantauan dari Puskesmas dan laporan kader kesehatan desa.

Drs. Hendro Suwondo, M.Pd, selaku Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, menyampaikan bahwa upaya percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. “Ini bukan hanya tugas Dinas Sosial saja. Semua unsur harus terlibat. Pemerintah desa, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan tentu saja keluarga itu sendiri. Tanpa sinergi, upaya ini tidak akan maksimal,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program seperti ini akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai kecamatan di Kabupaten Madiun, menyesuaikan dengan hasil pemetaan angka stunting dari Dinas Kesehatan dan Badan Perencanaan Daerah.
Sementara itu, Tri Santoso, S.STP, selaku Kasi Kesos Kecamatan Gemarang yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama lintas sektor yang telah terjalin dengan baik. Ia juga berharap agar bantuan ini bisa benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan, bukan hanya dibagikan secara simbolis.
Kegiatan berlangsung di salah satu balai desa di Kecamatan Gemarang dan dihadiri juga oleh perangkat desa dan kader kesehatan. Warga penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya butuh tambahan gizi, dan kami memang sedang kesulitan ekonomi. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” ujar seorang ibu penerima manfaat dari Desa Bodag, Kecamatan Gemarang.
Program bantuan ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari stunting, demi masa depan bangsa yang lebih baik.(kurnia/ADV)






